Pages

News Update :

Jumat, 22 Juni 2012

Teknik pengecatan pada dinding/tembok lama


Saat melakukan pengecatan ulang (re-painting), ada beberapa hal yang harus diperhatikan:
  • Bersihkan permukaan yang akan dicat dengan sikat dan air. Jika cat lama masih melekat bisa menggunakan cairin kimia (bahan perontok cat) atau air sabun.
  • Lakukan pengetesan secara praktis dengan mengusapkan telapak tangan pada permukaan dinding. Jika terdapat tepung putih halus, maka berarti telah terjadi pengapuran (chalking). Ulangi proses pembersihan hingga gejala pengapuran hilang.
  • Siram dengan air ke dinding, jika air terserap ke dalam lapisat cat dan terjadi perubahan warna pada lapisan tersebut, maka dapat dipastikan dinding tersebut tidak layak dicat ulang.
  • Pada keadaaan yang lebih parah bisa terdapat gelembung (blistering) pada lapisan cat, menandakan daya lekat pada substrat sudah hilang.
  • Untuk menghilangkan jamur atau lumut, bersihkan dengan menggunakan larutan 20% pemutih pakaian, lalu bilas dengan air bersih.
  • Setelah hal tersebut dilakukan, tambal lubang-lubang dan retakan pada dinding dengan wall filler/plamuur/dempul, setelah kering ampelas dan bersihkan debu-debu dengan air bersih, lalu keringkan. Beri 1 lapisan cat dasar Alkali Resisting Primer pada dinding untuk menambah daya lekat cat. 



Selamat bekerja!! ...

0 comments:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...