About Tinting:

Cat Tembok Spectrum...

Warna Hoki

di Trend Warna 2014

Kem-Tone

New Hot Color Expressions..

Bingung Pilih Warna Rumah??

Hari gini gak usah bingung, ini solusinya...

Tahun 2014

Tahun Kuda Kayu??...

Pages

Selasa, 22 April 2014

Memotivasi Tim Penjualan Tanpa Iming-Iming Uang



Banyak yang bilang bahwa uang adalah segalanya. Pendapat ini mungkin saja ada benarnya. Coba Anda lihat di kehidupan sehari-hari, apa yang memotivasi  tukang parkir, buruh, pegawai swasta, pegawai negeri, hingga direktur eksekutif di perusahaan swasta  bekerja? Jawabannya adalah uang.

Bahkan, tak jarang, insentif-insentif yang sering dipakai untuk memotivasi kinerja karyawan di perusahaan adalah dengan memberikan insentif yang bersifat finansial. Misalnya, bonus akhir tahun, kenaikan gaji, komisi, dan sebagainya. Sering terdengar dari mulut manajer penjualan yang bilang “bila kamu bisa mencapai lebih banyak pelanggan, saya akan memberimu komisi yang lebih besar lagi.” Rumusnya jelas: jika Anda bekerja lebih keras, maka perusahaan akan memberi Anda uang lebih banyak. Iming-iming uang ini  jamak dipakai sebagai alat memotivasi tim. Bukankah ini adalah hal yang lumrah?

Tapi, benarkah uang adalah segalanya untuk mendongkrak performa kinerja tim? 

Uang bukanlah alat utama untuk memotivasi tim dalam mendongkrak performa kinerja dan kreativitas. Daniel H. Pink seperti dalam tulisannya tentang: "Memotivasi Tim Sales Tanpa Iming-Iming Uang" dan "Uang Bukan Motivator Andal" menegaskan ada tiga hal utama yang lebih penting dari uang untuk memotivasi tim. Ketiganya adalah Autonomy, Mastery, dan Purpose.

Apa yang dimaksud dengan Autonomy, Mastery, dan Purpose? Seperti apa praktiknya? Simak penjelasannya dalam langkah-langkah memotivasi tim berikut ini: 

Langkah #1: 
Beri Karyawan Otonomi

Perusahaan melalui kepala-kepala tim sebaiknya memberi ruang dan waktu bagi timnya untuk bersikap dan berpikir otonom. Tim bukanlah mesin produksi yang hanya tinggal tunggu perintah. Tim merupakan komunitas manusia yang memiliki hakikat yang tak bisa dilanggar yakni otonomi. Perusahaan tak perlu takut dengan otonomi ini karena otonomi adalah dasar dari lahirnya kreativitas. Tanpa otonomi, tak ada kreativitas yang asli.

Ada empat aspek dari otonomi ini:

1. When they do it (Waktu)

Pertimbangkan untuk mengubah strategi ROWE (Results-Only Work Environment)  yang sekadar fokus  pada hasil daripada proses menuju sistem yang memungkinkan tim bisa berkerja secara fleksibel, bekerja dalam suasana bebas dan mandiri, untuk menyelesaikan apa yang menjadi tugas-tugasnya.

2. How they do it (Teknik)

Kepala tim jangan senantiasa bersikap seperti diktaktor yang terus menerus mendikte apa yang harus dikerjakan oleh timnya. Berikan bimbingan dan panduan awal untuk pekerjaan mereka dan beri kebebasan mereka untuk mencapai apa yang diingingkan dengan cara-cara yang menurut tim sebagai cara paling baik.

3. Whom they do it with (Tim)

Mungkin ini bisa menjadi yang terberat dalam mengimplementasikan otonomi tersebut, tapi cobalah untuk memberikan peluang bagi tim untuk menentukan siapa saja yang bakal diajak kerjasama. Bila memungkinkan berikan kesempatan tim untuk membangun tim kerja kecil mereka sendiri.

4. What they do (Tugas)

Beri kesempatan kepada tim untuk berinisiatif pada apa yang mereka kerjakan. Hal ini bisa terwujud bila suasana kerja memungkinkan orang untuk berpikir kreatif dan berani berinisitatif tanpa takut dimarahi.

Langkah #2:
Beri kesempatan karyawan belajar dan menguasai hal-hal baru

Kepala tim perlu memberi kesempatan kepada anggota timnya untuk bisa belajar dan mengembangkan apa saja yang menjadi kompetensi masing-masing. Tentunya, masing-masing anggota tim memiliki  bakat dan kelebihan. Pemimpin yang baik akan memberikan mereka peluang dan kesempatan untuk mengembangkan kompetensinya tersebut. Bila ini terpenuhi, tim bisa bekerja dengan senang hati. Pasalnya, apa yang merek lakukan adalah apa yang mereka cintai.

Ada dua aspek yang patut diperhatikan dalam hal ini:

1. Provide “Goldilocks task”

Istilah untuk tugas-tugas “Goldilocks” mengacu tindakan untuk memberikan tugas-tugas yang tak terlalu berat pada karyawan sehingga menimbulkan kecemasan dan juga tugas-tugas yang terlalu ringan yang justru menimbulkan kebosanan. Pemimpin tim harus bisa mengenali masing-masing anggota dan memberikan kesempatan mereka melakukan tugas-tugas yang sesuai dengan kompetensi dan passion mereka.

2. Create environment for mastery

Pemimpin tim harus bisa menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif bagi tim untuk mengembangkan bakat dan passion mereka masing-masing. Artinya, pemimpin harus bisa memberi “udara bebas” bagi mereka untuk berkreasi.

Langkah #3: 
Tentukan Tujuan

Tentunya, tim bekerja dengan tujuan. Pemimpin harus bisa menentukan tujuan tim dan mengomunikasikan tujuan tersebut kepada seluruh anggota tim. Paling tidak, di atas otonomi masing-masing anggota tim, ada tujuan yang lebih besar yang ingin dicapai oleh tim maupun perusahaan. Untuk itu, tim diundang untuk berkontribusi mencapai tujuan besar tersebut.

Ada tiga hal yang perlu diperhatikan di sini:

1. Communicate the purpose

Pastikan seluruh tim mengetahui dan memahami apa yang menjadi tujuan perusahaan – bukan sekadar besaran profit yang diperoleh. Tim yang memahami tujuan dan visi perusahaan dan tahu bagaimana mereka bisa berkontribusi secara otonom, biasanya akan bekerja lebih puas dan gembira.

2. Place equality

Riset menunjukkan bahwa perusahaan yang menentukan tujuan hanya pada keuntungan duit semata tidak memberikan dampak berarti pada kesejahteraan jiwa dan raga anggota karyawannya. Tetapi, bila tujuan itu tidak sekadar uang dan lebih mengarah pada nilai dan kebaikan, tim akan dengan senang hati bekerja. Jadi, tempatkan secara sejajar antara tujuan untuk keuntungan uang semata dengan nilai-nilai.

3. Use purpose-oriented words

Selalu gunakan kata-kata “kita” atau “kami” agar seluruh tim merasa dilibatkan dan menyadari bahwa mereka sedang berada di “kapal besar” yang sedang mengarungi lautan untuk mencapai cita-cita bersama. Kata-kata tersebut akan membantu anggota tim lebih paham dan engage dengan tujuan perusahaan.

Demikianlah tiga hal utama yang menjadi elemen penting dalam memotivasi tim/karyawan. Manajer penjualan yang hanya “mengejar-ngejar” dan “menagih” timnya untuk mendapatkan konsumen sebanyak-banyaknya bukanlah pemimpin yang baik. Selain itu, iming-iming uang dan bonus finansial ternyata tidak mumpuni untuk mendongkrak performa tim penjualan.

Ingat uang memang bukan segalanya! 






Senin, 21 April 2014

Mengenang R.A Kartini melalui inspirasinya



Raden Ajeng Kartini (1879-1904) adalah salah seeorang pahlawan wanita yang paling dikenang di Indonesia karena jasa mulianya akan perjuangan dan cita-citanya dalam memajukan derajat wanita pribumi yang berada dalam taraf yang rendah pada masa itu. Meskipun hanya mengenyam pendidikan formal hingga usia 12 tahun, R.A Kartini banyak belajar ilmu pengetahuan, sosial dan kebudayaan melalui kebiasaannya membaca buku dan surat kabar pada masa itu. Melalui kebiasaannya tersebut (ditambah dengan kemampuannya berbahasa Belanda) membuat R.A Kartini turut aktif dalam korespondensi dengan menyumbangkan ide pikiran, opini melalui surat kabar lokal yang sebagian besar masih berbahasa Belanda pada masa itu.

Persahabatannya dengan wanita Belanda bernama Rosa Abendanon membuat R.A Kartini terinspirasi dengan kemajuan berpikir wanita eropa pada masa itu. Hal inilah yang mendorong R.A Kartini memulai mimpinya untuk memajukan dan memperjuangkan hak dan emantisipasi wanita pada masa itu dengan mendirikan sekolah khusus wanita. R.A Kartini meninggal dalam usia yang sangat muda, yaitu 25 tahun, beberapa hari setelah melahirkan anak pertamanya.

Beberapa kutipan kata mutiara Kartini dan Kata Bijak R.A Kartini berikut merupakan hasil pemikiran dan karya tulisnya yang dikumpulkan dari surat-surat Kartini dengan teman korespondensi maupun artikel yang ditulisnya di surat kabar. Berikut adalah kumpulan Kata Mutiara R.A Kartini yang abadi.

Beberapa Kata Mutiara R.A Kartini Yang Abadi:

“Saat membicarakan org lain Anda boleh saja menambahkan bumbu, tapi pastikan bumbu yg baik.”

“Tidak ada sesuatu yang lebih menyenangkan, selain menimbulkan senyum di wajah orang lain, terutama wajah yang kita cintai.”

“Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri.”

“Jangan mengeluhkan hal-hal buruk yang datang dalam hidupmu. Tuhan tak pernah memberikannya, kamulah yang membiarkannya datang.”

“Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup! Kehidupan yang sebenarnya kejam.”

“Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! 2 patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata “Aku tiada dapat!” melenyapkan rasa berani. Kalimat “Aku mau!” membuat kita mudah mendaki puncak gunung.”

“Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya.”

“Lebih banyak kita maklum, lebih kurang rasa dendam dalam hati kita. Semakin adil pertimbangan kita dan semakin kokoh dasar rasa kasih sayang. Tiada mendendam, itulah bahagia.”

“Ikhtiar! Berjuanglah membebaskan diri. Jika engkau sudah bebas karena ikhtiarmu itu, barulah dapat engkau tolong orang lain.”

“Terkadang, kesulitan harus kamu rasakan terlebih dulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang kepadamu.”

“Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang.”

“Dan biarpun saya tiada beruntung sampai ke ujung jalan itu, meskipun patah di tengah jalan, saya akan mati dengan rasa berbahagia, karena jalannya sudah terbuka dan saya ada turut membantu mengadakan jalan yang menuju ke tempat perempuan Bumiputra merdeka dan berdiri sendiri.”

“Tak peduli seberapa keras kamu mencoba, kamu tak akan pernah bisa menyangkal apa yang kamu rasa. Jika kamu memang berharga di mata seseorang, tak ada alasan baginya untuk mencari seorang yang lebih baik darimu.”

“Saat suatu hubungan berakhir, bukan berarti 2 orang berhenti saling mencintai. Mereka hanya berhenti saling menyakiti.”

“Tetapi sekarang ini, kami tiada mencari penglipur hati pada manusia. Kami berpegangan teguh-teguh pada tangan-Nya. Maka hari gelap gulita pun menjadi terang, dan angin ribut pun menjadi sepoi-sepoi.”

“Adakah yang lebih hina, daripada bergantung kepada orang lain?”

“Salah satu daripada cita-cita yang hendak kusebarkan ialah: Hormatilah segala yang hidup, hak-haknya, perasaannya, baik tidak terpaksa baik pun karena terpaksa. Haruslah juga segan menyakiti mahkluk lain, sedikitpun jangan sampai menyakitinya. Segenap cita-citanya kita hendaklah menjaga sedapat-dapat yang kita usahakan. Supaya semasa mahkluk itu terhindar dari penderitaan, dan dengan jalan demikian menolong memperbagus hidupnya: Dan lagi ada pula suatu kewajiban yang tinggi murni, yaitu “terima kasih” namanya.”

“Karena ada bunga mati, maka banyaklah buah yang tumbuh. Demikianlah pula dalam hidup manusia. Karena ada angan-angan muda mati, kadang-kadang timbullah angan-angan lain, yang lebih sempurna, yang boleh menjadikannya buah.”

“Sepanjang hemat kami, agama yang paling indah dan paling suci ialah Kasih Sayang. Dan untuk dapat hidup menurut perintah luhur ini, haruskah seorang mutlak menjadi Kristen? Orang Buddha, Brahma, Yahudi, Islam, bahkan orang kafir pun dapat hidup dengan kasih sayang yang murni.” (dalam salah satu kalimat isi suratnya kepada sahabatnya Ny. Abendanon di Belanda, tahun 1902)

“Habis gelap terbitlah terang”



sumber: didekatNya


Powered by: cat tembok Kem-Tone, Spectrum & ColorTone.


5 desain wastafel yang sangat kreatif

Berikut ini adalah beberapa inspirasi desain wastafel yang sangat kreatif untuk rumah Anda:

01. Wastafel Gitar oleh  Pearidge Concrete & Crafts



02. Wastafel Ammonite oleh HighTech



03. Wastafel Floral Bathroom oleh Decormarmi



04. Wastafel Topographically inspired oleh Bendik K.



05. Wastafel Natural Stone oleh Stonebasin

Sumber: beautifullife






Powered by: 
cat tembok tinting Kem-Tone, Spectrum dan ColorTone.


Sabtu, 19 April 2014

Mengelola Lingkungan Fisik Toko Untuk Servis Pelanggan



Pada saat Anda berkunjung ke sebuah toko, katakanlah apotek, dan menemukan kondisi toko yang amburadul, kotor, dan menguarkan bau tidak sedap? Apa respons spontan Anda? Mungkin Anda merasa tak nyaman dan  buru-buru hengkang dari toko tersebut, apalagi toko itu menjual produk yang terkait dengan kebutuhan kesehatan Anda. Pastilah, Anda tidak akan percaya lagi dengan layanan yang diberikan oleh toko tersebut.

Mungkin masalah lingkungan tersebut dianggap sepele. Tapi, bila dilihat dari kacamata pemasaran, khususnya terkait dengan servis pelanggan, jelas kondisi tersebut merupakan masalah besar. Asal tahu saja, kondisi fisik lingkungan layanan yang dialami oleh pelanggan memainkan peranan penting dalam membentuk pengalaman layanan dan memperkuat tingkat kepuasan pelanggan.

Merancang dan menata sebuah ruang layanan merupakan seni tersendiri. Memang upaya ini akan menyita waktu dan juga merogoh bujet. Tapi, hal ini penting untuk mendukung layanan pelanggan yang berujung pada loyalitas mereka. Dalam buku “Pemasaran Jasa, Manusia, Teknologi, Strategi” karangan Christopher Lovelock, Jochen Wirtz, dan Jacky Mussry (2011), lingkungan layanan ini populer dengan sebutan servicescape.

Mengapa mengelola servicescape tersebut penting? Pengelolaan lingkungan fisik ini menurut buku tersebut berpengaruh pada perilaku pembeli dalam tiga hal berikut ini. Pertama, sebagai media penciptaan pesan. Marshall McLuhan pernah mengatakan bahwa medium is the message. Gagasannya bisa diterjemahkan dengan kemasan adalah pesan itu sendiri. Dalam konteks toko tadi, lingkungan toko bisa menjadi pesan bagi pelanggan yang datang kepadanya.

Toko yang rapi, bersih, sehat, menguarkan pesan bahwa pengelola toko ini peduli pada pelanggannya. Sementara, toko yang amburadul dan menguarkan bau yang menusuk hidung pertanda bahwa pemilik toko tak bisa mengelola toko dengan baik. Pertanyaan simpelnya, bagaimana bisa melayani pelanggan dengan baik kalau mengurus tokonya sendiri saja tidak bisa?

Kedua, lingkungan fisik bisa menjadi media pembentuk minat. Penataan lingkungan yang unik, rapi, dan kreatif bisa menumbuhkan minat orang untuk menyambanginya. Lingkungan ini bisa menjadi bagian dari diferensiasi sebuah toko dari kompetitornya. Diferensiasi ini tidak melulu soal konten, tapi juga bisa konteks alias bagaimana cara menyampaikan konten tersebut. Penataan lingkungan fisik bisa menjadi bagian dari proses how to deliver the content.

Ketiga, lingkungan fisik juga menjadi media penciptaan efek. Dengan menampilkan warna, tekstur, suara, aroma, maupun desai tata ruang, lingkungan fisik bisa membuncahkah efek tertentu yang bisa menyentuh layanan pelanggan. Efek ini bisa menambah daya tarik pelanggan bertandang ke toko tersebut.




Jumat, 18 April 2014

Dekorasi Mewah Sebuah Hotel Kapal di Amazon



Apakah Anda bermimpi untuk menjelajahi salah satu sungai legendaris di Amazon. Anda dapat mewujudkannya di Aqua Amazon style dari Aqua Expeditions tim. Anda akan menikmati chic butik hotel yang mengapung di Amazon. Ini Hotel-kapal yang menawarkan 12 kamar suit mewah. Hotel ini dapat menampung hingga 32 tamu bersama dengan semua staf. Kapal 147-kaki ini dirancang oleh arsitek terkenal Peru Jordi Puig. Hotel terbuat dari perahu sederhana. Jordi Puig juga menambahkan ruang rekreasi, bak mandi air panas di dek terbuka, gym untuk latihan dan kebugaran sehari-hari, dan tentu saja, sebuah restoran gourmet. Restaurant dengan koki terkenal Pedro Miguel Schiaffino. Apakah Anda sudah berpikir tentang pelayaran Sungai mewah di Amazon?






Sumber: beautifullife




Powered by: 
cat tembok tinting Kem-Tone, Spectrum dan ColorTone.

Rabu, 16 April 2014

Bisakah Jualan Es Di Kutub Utara?



Mungkin Anda pernah dengar tentang salah satu jargon kuat dalam dunia penjualan adalah harus bisa menjual es kepada orang di kutub utara. Hal ini mengindikasikan seorang tenaga penjual harus punya kemampuan komunikasi yang baik dan menjual sebanyak-banyaknya produk kepada sebanyak-banyaknya konsumen.

Namun apakah hal tersebut masih tetap relevan dengan kondisi saat ini? Menurut Hermawan Kartajaya, banyak sales force yang terjebak pada target penjualan saja tanpa mau memahami kebutuhan dan keinginan konsumen. "Sales yang baik harus bisa menjaga dan mengembangkan hubungan jangka panjang dengan konsumen, bukan sekedar mencapai target." Demikian disampaikan oleh Hermawan dalam sesi workshop bertema "The New Strategic Sales Management" di Philip Kotler Theatre, MarkPlus Main Campus, Jakarta (10/2/2014).

Ia mengungkapkan ketidaksetujuannya untuk menggunakan jargon tersebut dalam konteks penjualan. Seorang tenaga penjual harus mengerti hasrat dan kekhawatiran konsumen. Menjual es ke orang di kutub utara bisa saja dilakukan. Namun, ketika barang sudah sampai ke konsumen, mereka bisa jadi kecewa karena "dirayu" untuk membeli barang yang tidak mereka butuhkan.

Hal itu akan menjadi bumerang tidak hanya bagi salesman, namun juga bagi merek yang dijual. "Ada cerita menarik. Seorang penjual produk asuransi nomor satu di Singapura, ketika berkunjung ke Indonesia hanya mengunjungi klien-klien lamanya. Padahal, komisi paling besar didapat kalau bisa merekrut klien baru. Ia menjawab bahwa melalui hubungan baik dengan konsumen lamanya, salesman tersebut lebih mudah mendapat klien baru. Referral adalah kuncinya," ujar Hermawan.

Kepercayaan konsumen adalah hal utama dalam dunia penjualan. Ketidakpercayaan dan bahkan ketidaksukaan konsumen terhadap produk bisa jadi diakibatkan sales force yang terlalu mamaksa penjualan tanpa mau memahami kebutuhan sang konsumen. OIeh karena itu, salesman perlu mengetahui segmen yang tepat dengan produk mereka sebelum mulai menjualnya.



Senin, 14 April 2014

Tips Mengatasi Komplain Dengan Jitu



Menjadi seorang garda depan (frontliner) itu memang tidak mudah. Posisi ini membutuhkan keterampilan tersendiri untuk menangani pelanggan. Pernahkah Anda menjumpai di sebuah toko, seorang pelanggan menyampaikan keluhannya dengan naik pitam? Pelanggan ini marah besar sampai frontliner yang kebetulan perempuan itu menangis karena tidak tahan dibentak-bentak. Bahkan, ada petugas customer service yang karena merasa dihina justru terpancing untuk marah dan bahkan tergoda untuk mengajak berkelahi.

Pernahkah juga Anda  ketika mengontak customer service untuk menyampaikan keluhan, telepon Anda malah ditutup dengan sengaja karena petugasnya tidak mampu menjawab berondongan pertanyaan Anda? Pasti ada banyak cerita menarik seputar garda depan dunia bisnis ini.

Tak gampang menjadi garda depan sebuah bisnis ini. Tugasnya pun tidak ringan karena frontliner ini membawa nama besar perusahaan tempat ia bekerja. Menangani komplain pelanggan (handling complaint) merupakan sebuah seni tersendiri. Kalau tidak tepat dalam menangani, hal buruk bisa menimpa perusahaan tersebut.

Lalu, bagaimana menangani komplain pelanggan yang baik dan tepat? Berikut adalah sebelas pedoman bagi karyawan yang bertugas sebagai garda depan, khususnya yang langsung berhadapan dengan pelanggannya. Poin-poinnya merupakan saduran dari buku “Pemasaran Jasa, Manusia, Teknologi, Strategi” karangan Christopher Lovelock, Jochen Wirtz, dan Jacky Mussry (2011).

1. Bertindak cepat

Penanganan keluhan pelanggan membutuhkan respons cepat. Kalau tidak, perusahaan dinilai beritikad buruk dan tak peduli pada masalah yang dihadapi oleh pelanggan. Banyak perusahaan yang menetapkan respons pelanggan harus terjadi maksimal dalam periode 24 jam. Beberapa perusahaan berkomitmen agar persoalan pelanggan tidak “menginap” lebih dari satu hari. Prinsipnya, semakin cepat direspons,  hasilnya semakin  baik bagi pelanggan tersebut maupun bagi perusahaan.

2. Memahami perasaan pelanggan

Cara utama untuk memahami keluhan adalah mendengarkan. Pasanglah telinga lebar-lebar dan berlapanglah dada untuk mendengar setiap hal yang diucapkan pelanggan. Jangan sekali-kali memotong pembicaraan pelanggan. Tataplah mata pelanggan dengan penuh perhatian dan senyuman untuk membuktikan bahwa Anda benar-benar perhatian pada masalah yang sedang mereka hadapi. Selain itu, Ada juga bisa memposisikan diri sebagai pelanggan tersebut dan mencoba memahami apa yang bergejolak di hati mereka saat mereka mendapatkan masalah.

3. Jangan berdebat dengan pelanggan

Kecenderungan buruk dalam penanganan komplain pelanggan adalah membela diri dengan perdebatan yang tak perlu. Seorang frontliner maupun customer service tidak boleh menyalahkan balik pelanggan ketika mereka komplain. Apalagi kalau menganggap pelanggan tersebut sebagai pihak yang bodoh. Ini merupakan kesalahan fatal. Debat hanya membuat proses pemahaman akan akar masalah pelanggan menjadi kabur dan malah berujung pada pertengkaran.

4. Tunjukkan bahwa Anda memahami masalah dari sudut pandang pelanggan

Memandang masalah dari sudut pandang pelanggan merupakan langkah penting. Dengan ini, customer service bisa memahami dengan benar apa yang mereka rasakan dan keluhkan. Petugas layanan tidak merasa sok tahu terhadap apa yang sebenarnya dialami pelanggan.

5. Mengklarifikasi kebenaran dan memilah penyebabnya

Dalam menangani komplain pelanggan, butuh kerendahatian untuk memilah dan mencari akar persoalan dengan benar. Bila memang komplain tersebut disebabkan oleh perusahaan, segeralah meminta maaf. Jangan sekali-kali membela diri dan balik menyalahkan pelanggan karena perusahaan akan dianggap menyembunyikan sesuatu yang buruk di hadapan pelanggan. Proses klarifikasi atas sebuah masalah menjadi penting. Hal ini membutuhkan proses yang cermat agar solusi bisa segera ditemukan.

6. Mempercayai pelanggan bermaksud baik

Perlu diakui bahwa tidak semua pelanggan bersikap jujur dan tak semua keluhan memang bisa dibenarkan. Tapi, di hadapan pelanggan tersebut, pelanggan harus diperlakukan seolah-olah keluhannya benar sampai muncul bukti yang menunjukkan sebaliknya.

7. Mengusulkan langkah pemecahan masalah

Ketika akar masalah sudah ditemukan, jangan ragu untuk mengusulkan langkah pemecahannya. Langkah menuju solusi perlu dengan gamblang disampaikan kepada pelanggan. Bila memang langkah tersebut membutuhkan waktu seperti yang diatur dalam standar operasional perusahaan, sampaikanlah secara baik-baik kepada pelanggan dan memintanya untuk mengerti sambil menunjukkan itikad baik bahwa perusahaan tidak akan cuci tangan atas masalah.

8. Memberitahukan pelanggan tentang kemajuan yang ada

Memberitahukan kemajuan proses penanganan masalah kepada pelanggan terkait secara berkala itu penting. Dengan demikian, perusahaan bisa menunjukkan bahwa dirinya serius dan peduli pada masalah pelanggan. Sementara itu, pelanggan juga tidak merasa dibiarkan dalam ketidakpastian. Ketidakpastian atau keterombang-ambingan dalam penanganan masalah bisa membuat pelanggan stres. Kalau ini terjadi, komplain kedua bisa dilontarkan kepada perusahaan. Apalagi komplain tersebut di era sekarang bisa menyebar dengan gampang melalui media-media sosial.

9. Mempertimbangkan kompensasi

Pelanggan yang merasa dirugikan, entah dari sisi uang, waktu, maupun emosi, mereka pantas mendapatkan kompensasi yang setara – khususnya bila perusahaan memang dalam posisi sebagai pihak yang salah. Pertimbangankan bentuk dan jumlah kompensasi yang akan diberikan kepada pelanggan.

10. Bertahan untuk meraih kembali goodwill pelanggan

Saat pelanggan kecewa, tantangan besar bagi perusahaan adalah mengembalikan kepercayaan mereka. Termasuk di dalamnya menjaga relasi di masa mendatang. Sebab itu, jangan lupa mengungkapkan komitmen agar peristiwa tersebut tidak terjadi lagi, baik kepada pelanggan tersebut maupun pelanggan lain. Hal ini membutuhkan ketelatenan tersendiri.

11. Memeriksa sistem pelayanan dan mengejar keunggulan

Setelah pelanggan komplain, periksalah sistem layanan yang ada. Siapa tahu ada kesenjangan layanan terjadi di sana. Kesenjangan ini bisa terjadi karena salah komunikasi dan sebagainya.



Sumber: 



Desain unik: Wow ada sesuatu di dalam cangkirnya!

Saat pertama kali Anda mau minum teh di cangkir ini pastilah akan terkejut karena ada sesuatu yang didalamnya!! ..


Sumber: beautifullife






Powered by: 
cat tembok tinting Kem-Tone, Spectrum dan ColorTone.


Sabtu, 12 April 2014

Cat Tembok Spectrum on the movie?



PACARKU SI NONA SIFATNYA SANGAT RAMAH
DAN IBUNYA JUGA SIFATNYA SAMA 
JIKA TAK ADA KERJAAN DI RUMAH
MENDINGAN KITA LIHAT FILM BERSAMA-SAMA
..........

Buat kamu-kamu daripada ngang-ngong mendingan kamu hitung ada berapa penampakkan Identitas Cat Tembok Spectrum dalam video clip berikut ini:





Masih kurang hiburannya?... 
Nih ada lagi penampakkan Cat Tembok Spectrum lainnya di video ini: 



Coba kamu hitung ada berapa kaleng Cat Tembok Spectrum dalam video tersebut?...






  Powered by: 
Cat Tembok Spectrum



Rabu, 09 April 2014

Sukseskan Pemilu 2014 bersama Spectrum



Ayo sukseskan Pemilu 2014!!.. 

Ini saatnya kamu tunjukin semangat Nasionalisme kamu dengan cara:

#1. Ikut Pemilihan Umum: Coblos partai favorit kamu.

#2. Jangan lupa tandai jari kelingking kiri kamu dengan tinta Pemilu.

#3. Foto diri kamu sendiri dengan jari kelingking tintamu senarsis mungkin.

Lalu kirim foto kamu ke twitter:


Syaratnya kamu kirim dengan format twitpicnya :

“Yuk @namakamu (Mention kamu) Sukseskan Pemilu 2014 bersama @SpectrumPaintID dan #TidakGolput!”

Pengiriman foto berlangsung 9-10 April 2014, dan pengumuman pemenang 14 April 2014. 

Tersedia hadiah* Rp 300.000,- untuk 2 orang pemenang (syarat dan ketentuan berlaku).

Informasi lebih lanjut hubungi langsung Admin @SpectrumPaintID



*pajak hadiah ditanggung pemenang.

Senin, 07 April 2014

Dekorasi rumah dengan pernak-pernik dan aksesoris



Ada berbagai macam cara untuk menghias/mendekorasi rumah Anda, diantaranya dengan memakai aksesoris. Aksesoris dapat dihadirkan dalam berbagai bentuk dan rupa. Misalnya saja, rangkaian bunga dengan pilihan vas bunga yang unik, lukisan, foto, koleksi keramik, atau bermain dengan kap lampu.

Kehadiran aksesoris di rumah dapat menjadi elemen interior untuk mempercantik ruangan jika di tata secara tepat dan serasi. Interior ruang yang tadinya kosong akan terasa lebih hidup jika didekorasi dengan pernak-pernik dan aksesoris. Bagaimana cara menatanya?
Simak tips berikut ini:

Menetralkan kesan artifisial
Benda dengan bentuk geometris yang tegas seringkali menimbulkan kesan artifisial pada ruangan. Untuk mengurangi kesan tersebut, gunakan aksesoris dengan bentuk alami dan organik sepeti bunga atau bambu.

Boneka gantung
Pada kamar anak, ide untuk menggantungkan boneka akan memberikan keceriaan pada si kecil. Selain menjadi atraksi bagi anak-anak dalam ruangan, aksesoris ini akan menghadirkan suasana yang lebih playful.

Aksesoris yang meghidupkan suasana
Bayangkan jika ruangan Anda hanya diisi dengan sofa, meja tanpa aksesoris di dalamnya. Pasti akan sangat membosankan. Tambahkan jendela kerai, table runner, pajangan dinding, dan bola-bola ranting untuk menghidupkan suasana.




Jumat, 04 April 2014

Spectrum Edu Quizz 2014



Cat tembok Spectrum di tahun 2014 ini kembali mengadakan Edu Quizz. Ayo ikuti dan menangkan hadiahnya! 

Mekanisme dan Syarat:

  • Peserta yang akan diundi adalah yang mengisi ke 9 pertanyaan dengan benar (cari jawabannya di About Spectrum Paint).
  • Pemenang akan dipilih oleh PT. San Central Indah.
  • Setiap no. telepon (handphone), dan alamat email hanya berhak mengikuti undian ini satu kali.
  • Nama dan nomor rumah harus sesuai dengan KTP yang masih berlaku (untuk validasi).
  • Hanya yang berumur 21 tahun ke atas yang dapat mengikuti Kuizz ini sesuai dengan regulasi perusahaan (berdasarkan KTP) yang masih berlaku.
  • Karyawan PT. San Central Indah beserta keluarganya, distributor dan pihak agensi sebagai pihak penyelenggara tidak berhak mengikuti program Kuizz ini.
  • Jika pemenang tidak memenuhi persyaratan-persyaratan di atas maka pemenang dinyatakan batal dan akan dipilih kembali pemenang baru.
  • Keputusan perusahaan mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  • Pajak hadiah ditanggung oleh pemenang.
  • Kompetisi ini berlangsung selama 3 bulan sejak 01 April s/d 01 July 2014
  • Pemenang akan diumumkan pada 09 July 2014 melaui twitter @SpectrumPaintID (Silahkan follow) agar tidak ketinggalan informasi.



Untuk mengikuti silahkan 



Powered by Cat Tembok Spectrum (Tinting Technology)



Selasa, 01 April 2014

Ingin Gorden Anda Tampil Unik?



Tips kali ini berhubungan dengan cetak print, dan media yang dipakai kali ini adalah kain gorden. Salah satunya pada tirai atau gorden. Tidak seperti gorden pada umumnya yang hanya bermotif bunga-bunga atau motif monoton lainnya, gorden yang dicetak dengan berbagai gambar atau foto memberikan kesan unik tersendiri, karena desainnya Anda sendiri yang menentukan. 

Dengan cetakan foto secara visual dapat memberi kesan luas pada ruangan, dan memberi efek tinggi ke langit-langit rumah. Tidak hanya itu, kain yang digunakan untuk membuat gorden 
ini tidak sembarang, sehingga dapat menciptakan suasana sejuk di musim panas, dan hangat pada musim dingin. 

Selain itu, bahan kain yang dipilih untuk bahan gorden juga tidak mudah terbakar, yaitu serat polyster. Kain ini terkenal dengan daya tahannya yang lama dan sangat lembut. Bahan polyster ini juga cepat kering, sehingga pada saat dicuci tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengeringkannya. Bahkan Anda tidak perlu menyetrikanya. 

Gorden ini juga dicetak dengan tinta yang tidak mudah pudar, menggunakan cat yang berkulitas tinggi. 

Gorden dengan cetakan foto ini dapat Anda pajang dimana saja, baik itu di rumah ataupun di kantor. Fungsinya tidak hanya sebagai gorden, tapi juga bisa menjadi seketa pemisah antar ruang dan layar. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menjadikannya sebagai hiasan di rumah, yaitu dengan cara digantung layaknya lukisan mural.




Senin, 24 Maret 2014

Tahukah dimana sumber bakteri di rumah Anda?



Hampir sebagaian besar orang tidak mengetahui dimana saja sumber bakteri di rumahnya. Menurut Elizabeth Scott, seorang ahli mikrobiologi dan direktur Center for Hygiene and Health in Home and Community, di Simmons College, Boston, Amerika Serikat, ada beberapa tempat yang menjadi lokasi bersarangnya bakteri di rumah.

Berikut ini adalah sejumlah lokasi yang sering dinyatakan memiliki jumlah bakteri paling banyak di sebuh hunian dan cara praktis untuk mengatasinya:

Gagang Pintu dan Switch Lampu 
Gunakan tisu desinfektan, atau gunakan perangkat sanitasi berteknologi tinggi, Verilux CleanWave UV Sanitizing Travel Wand untuk menghilangkan bakteri yang menempel dikedua tempat tersebut.

Sabut Cuci Piring 
Untuk menghalau bakteri, rendam dalam air hangat dengan ditambahkan sedikit perasan air jeruk nipis. Setelahnya, keringkan dalam suhu panas, dan jangan lupa untuk menggantinya setiap dua bulan.

Kitchen Shrink dan Keran Dapur 
Tuangkan baking soda, dan cuka putih. Kemudian, tunggu lima menit dan siram dengan air mendidih. Untuk keran, cuci bagian handlenya dengan menggunakan cairan disinfektan.

Keyboard Komputer 
Lepaskan keyboard dari komputer dan bersihkan dengan menggunakan kapas yang telah diberikan cairan alkohol. Gosok secara perlahan setiap sela yang ada diantara tombol keyboard.

Mangkuk Hewan Peliharaan 
Usahakan untuk selalu membersihkan perangkat yang satu ini setiap kali selesai digunakan.



Senin, 17 Maret 2014

Inilah tips mencegah terjadinya kebakaran di rumah



Akhir-akhir ini di televisi sering kita saksikan berita tentang kebakaran. Nah agar tidak terjadi hal serupa pada kita tindakan pencegahan dan antisipasi kebakaran sangat penting diterapkan di rumah Anda, terutama jika anda sering meninggalkan rumah kosong atau anda memiliki anak-anak di rumah.

Jauhkan barang-barang yang berpotensi mudah terbakar (korek api, hairspray, obat nyamuk semprot, spray deodorant, dan sebagainya) dari kompor atau tungku pemanas.

Simpan barang-barang yang mudah terbakar dan perkakas berbahaya di tempat tertutup yang sulit dijangkau anak-anak. Pastikan lemari tersebut terkunci dengan baik dan pasang detektor panas di dalamnya, untuk berjaga-jaga jika ada barang yang terbakar.

Paku atau staples yang biasa digunakan untuk menempatkan kabel listrik di dinding atau tiang rumah bisa merusak karet pengamannya. Lebih aman jika Anda menggunakan selotip atau pita perekat.

Jangan pasang terlalu banyak stop kontak pada satu sirkuit listrik. Jika ada sekring yang menyala atau sirkuit memercikkan api, segera matikan aliran listrik dan panggil teknisi ahli untuk memeriksanya.

Jangan tempatkan kabel tambahan di bawah permadani atau karpet, karena material tersebut sangat mudah terbakar walau hanya sedikit percikan api.

Tempatkan tabung gas di tempat yang memiliki sirkulasi udara. Bila anda baru masuk ke rumah dan mencium bau gas bocor, jangan menyalakan peralatan listrik apapun termasuk saklar lampu karena bisa memantik api di ruangan yang mungkin sudah dipenuhi oleh gas. Segera keluarkan tabung gas anda ke luar rumah dan buka lebar-lebar jendela dan pintu rumah agar gas yang terkumpul di ruangan bisa keluar.

Setiap kamar di dalam rumah harus mempunyai sedikitnya dua jalan keluar; pintu dan jendela tanpa teralis. Jika kamar berada di lantai dua, pasang tangga lipat yang bisa diturunkan dari jendela.