About Tinting:

Cat Tembok Spectrum...

Warna Hoki

di Trend Warna 2014

Kem-Tone

New Hot Color Expressions..

Bingung Pilih Warna Rumah??

Hari gini gak usah bingung, ini solusinya...

Tahun 2014

Tahun Kuda Kayu??...

Pages

Thursday, December 18, 2014

Tips menata ruang keluarga



Pada prinsipnya ruang keluarga memiliki kedudukan vital di dalam rumah. Jadi sebaiknya ruangan ini dapat dicapai dengan mudah. Mengaksesnya mudah karena berada di tengah-tengah.

Apabila pemilik rumah ingin ruang keluarga seperti itu, zoning harus dirancang terlebih dahulu. Desain rumah, termasuk posisi pintu, jendela, dan dinding, berhubungan erat dengan zoning agar akses ruang dapat dicapai dengan mudah.

Secara sederhana, untuk rumah yang tidak begitu besar, ruang ini mengambil posisi di tengah-tengah ruang-ruang lain. Dapat kita bayangkan, orangtua dapat secara langsung mengawasi kegiatan anak-anak mereka yang masih kecil.

Para penghuni rumah juga dengan mudah keluar atau turun (dari lantai atas) dari kamar pribadi ke ruang keluarga. Akan lebih baik jika posisinya berdekatan dengan pantry atau dapur sehingga aktivitas makan dan minum dapat dilakukan dengan mudah.

Hal lainnya, perangkat elektronik sebaiknya juga ditempatkan di ruang keluarga, bukan di ruang lain, sehingga televisi sebagai sarana entertainment dapat dinikmati di satu tempat.

Penentuan zoning


Pola aktivitas keluarga sangat berpengaruh terhadapzoning yang akan dirancang. Zona santai padaliving room dirancang dalam satu bentukan ruang. Pada umumnya bersifat semiprivat, di mana anggota keluarga berkumpul, sambil mengobrol, bermain, dan menonton televisi. Pencahayaan, pemilihan furnitur, dan warna sangat berpengaruh terhadap atmosfer ruang yang akan tercipta.

Flow sirkulasi ruang keluarga dapat dirancang dengan memerhatikan dari mana ruang ini akan diakses. Dimulai dari pintu masuk, lalu ruang tamu, kemudian menuju ruang keluarga. Selain dekat dengan area pantry, ruang keluarga juga sebaiknya berdekatan dengan ruang tidur, taman, dan tangga menuju lantai atas.

Ketika posisi ruang keluarga telah ditentukan, pergerakan di ruang tersebut baru bisa diatur. Akan lebih mudah pengaturan sirkulasinya apabila ruang ini berada pada posisi sudut. Namun, pada umumnya ruang ini berada di tengah sehingga penataan furnitur yang ada di dalamnya juga memainkan peran penting.


Area duduk seperti sofa atau hamparan karpet adalah furnitur wajib di ruang keluarga. Tambahannya bisa berupa perangkat meja dan kabinet televisi. Sesuai kebutuhan, ruang keluarga sebaiknya juga fleksibel untuk digunakan sebagai tempat bermacam aktivitas. Mainan anak-anak, komputer, atau piano dapat ditambahkan di ruangan tersebut.

Wednesday, December 17, 2014

Memanfaatkan sisa ruang di bawah tangga

Seperti Anda ketahui di bawah tangga biasanya terdapat ruangan kosong yang bisa dimanfaatkan sebagai ruang fungsional terutama untuk rumah mungil yang tidak memiliki tempat penyimpanan khusus (gudang). Akan tetapi tidak semua bentuk pilihan tangga bisa menyisakan area fungsional di bagian bawah tangga, diperlukan desain yang tepat meliputi ukuran lebar dan tinggi nya tangga serta bordes yang disesuaikan dengan luas ruangan.

Pemanfaatan ruang bawah tangga sekaligus sebagai pelengkap interior diantaranya:

1. Untuk Rumah Besar


Sisa ruang yang biasanya lebih besar memberikan keleluasaan untuk merancang area fungsional seperti perpustakaan pribadi dengan deretan rak - rak buku, pembuatan rak - rak sebagai tempat penyimpanan barang koleksi pribadi, dapur sederhana dengan lemari dan rak untuk perabotan dapur, tempat tidur, sampai kamar mandi mungil apabila ruang yang tersedia memungkinkan.




2. Untuk Rumah Mungil


Sisa ruang yang lebih sempit tidak berarti menghalangi kreatifitas untuk merancang area fungsional, sisa ruang yang tersedia bisa dijadikan penyimpanan rak - rak sepatu, tempat menyimpan sementara cucian kotor, tempat buku sampai barang elektronik yang tentunya disesuaikan dengan sisa ruang yang ada.


Untuk menghindari kelembaban, anda sebaiknya memilih cat tahan air (waterproof). Selain itu pembuatan pintu lemari atau rak dari dari susunan potongan kayu atau jalusi bisa memberikan sirkulasi udara pada ruang bawah tangga sehingga menjadikan barang yang anda simpan tidak berbau dan bebas dari kecoa.



Tuesday, December 16, 2014

Jangan abaikan solusi sederhana untuk penghematan



Banyak diantara Anda mungkin sering menghadapi tagihan biaya listrik yang cukup tinggi di akhir bulan. Dan sering kali kita pun melupakan beberapa solusi sederhana yang sebenarnya bisa membantu penghematan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Daripada membeli penyejuk ruangan yang mahal, Anda bisa menghemat sekaligus tetap bisa menikmati udara sejuk dengan cerdas mengatur penutup jendela. Bagaimana caranya? Simak penjelasan di bawah ini.

Pertimbangkan untuk memasang penutup yang bisa disesuaikan di semua jendela di hunian Anda. Penghuni bisa membuka penutup selama siang hari supaya cahaya alami matahari masuk, sekaligus meminimalkan penggunaan penerangan listrik di dalam rumah saat matahari masih bersinar. Di malam hari atau saat cuaca sedang dingin, penutup jendela akan berperan sebagai alat penyekat kehangatan, agar hunian tidak sedingin udara luar. Jika hunian yang ada di daerah dengan iklim subtropis atau pegunungan yang sejuk memiliki sebuah sistem pemanas dan pendingin, sarankan penghuninya untuk menyesuaikan suhunya agar tetap moderat.

Bahan pelengkap jendela ini sering dipasang secara permanen ke dinding interior dan rangka jendela sehingga diperlukan bantuan orang berpengalaman untuk melakukannya. 

Ada begitu banyak jenis penutup jendela yang tersedia di toko-toko sekarang, seperti tirai, korden, dan sebagainya. Beberapa di antaranya bahkan terbuat dari bahan yang ramah lingkungan. Jika ingin memilih yang berbahan tenun, ada pilihan katun, rami dan lenan.

Jika lebih menyukai penutup dari kayu, pilih yang tidak mengandung bahan cat yang beracun terutama jika Anda memiliki anak-anak kecil dan hewan peliharaan sehingga kualitas udara dalam ruang tidak tercemar. Temukan sesuatu yang cocok dengan arsitektur bangunan dan menjaga warna agar tetap netral bagi para penghuni.





Monday, December 15, 2014

Pemahaman lain tentang warna menurut Feng Shui




1. Orange
Warna orange dapat digunakan di ruang makan untuk meningkatkan nafsu makan, juga dapat digunakan di ruang tamu untuk membuka keaktifan, tetapi jangan pernah menggunakan warna orange di kamar tidur Anda. Jika tidak, Anda akan menderita insomnia.

2. Merah Muda (Pink)
Beberapa orang suka mengecat warna merah muda (pink) di kamar tidur karena mereka menyukai perasaan romantis tapi dari sudut pandang Feng Shui, hal ini dikategorikan sebagai salah satu yang fatal. Warna pink cenderung menciptakan masalah gangguan pihak ketiga, hal ini akan menyebabkan hubungan pasangan yang sudah menikah memburuk. Jadi hindari warna merah muda di kamar tidur utama (pasutri).

3. Biru
Jika Anda tahu sedikit bahasa Inggris, Anda akan tahu biru yang mewakili perasaan suram, mendengar "Senin Biru"? Bahkan, di sisi timur dunia, biru memiliki temperamen yang sama seperti memberikan nuansa membosankan dan suram negatif. Dalam aspek Feng Shui, biru menimbulkan perasaan kurang aman.

4. Hitam
Hitam adalah pilihan warna yang keluar dari tempat ketika Anda menggunakannya di rumah Anda. Warna hitam dalam unsur air menurut Feng Shui adalah melambangkan kematian dan keheningan. Jika Anda benar-benar ingin tampil beda, pastikan untuk mengontrol proporsi nada hitam. Banyak desainer akan merekomendasikan penggunaan warna hitam di daerah kecil seperti di ruang kamar mandi.

5. Merah
Menggunakan warna merah pada bidang yang luas di rumah Anda akan memberikan perasaan visual terbebani. Jika Anda tinggal di sebuah rumah berwarna merah menyala untuk jangka waktu lama, maka Anda akan merasakan sakit kepala dan menyebabkan orang cenderung untuk bertindak berdasarkan dorongan. Meskipun merah bukan warna yang cocok untuk digunakan pada dinding yang luas, namun setidaknya masih dapat digunakan dalam pewarnaan furnitur.

6. Emas
Emas melambangkan kemuliaan dan kerajaan, tetapi orang-orang tidak akan ingin memiliki rumah yang penuh armor emas. Selain terlalu "Bling Bling", juga mudah menyebabkan kegelisahan dan depresi emosional.

7. Warna bergambar
Hal ini tidak selalu baik untuk menjadi unik dengan dekorasi rumah Anda dengan wallpaper atau tirai yang penuh dengan gambar binatang dan kerangka atau benda harmonis lainnya karena dipandang buruk dalam perspektif Feng Shui. Ini akan cenderung menyebabkan ketidaknyamanan. Jadi cobalah untuk menggunakan warna yang ringan, terutama di langit-langit.

8. Hijau
Hijau adalah warna yang sangat diperlukan dalam rumah. Tetapi lebih baik lagi jika menggunakan warna alami tumbuh-tumbuhan/pepohonan. 

9. Coklat
Warna kopi coklat tampak elegan dan liar, tapi secara keseluruhan masih sedikit membosankan. Jadi yang terbaik adalah tidak menggunakannya untuk ruang bermain anak/kamar tidur anak/ruang makan. Jika Anda menambahkan campuran putih atau krem​​sedikit cerah, maka coklat adalah pilihan yang baik.

10. Kuning
Bagi mereka yang menderita tekanan mental, kuning adalah warna tabu untuk digunakan karena terlalu ramai. Jika Anda memilih kuning sebagai warna dasar rumah Anda, itu akan memberi Anda perasaan terganggu.



Sumber: dari berbagai sumber.



Sunday, December 14, 2014

Buatlah rumah menjadi sumber penghasilan



Banyak orang yang berpikir bahwa mendapatkan uang tambahan sekarang ini hanya mungkin jika mereka punya pekerjaan tambahan. Padahal, setiap sudut ruangan dalam rumah sebenarnya dapat mendatangkan uang. Anda tidak perlu punya pekerjaan dobel. Renovate a bit, and let the room work some money for you! Caranya, ruangan di rumah Anda dapat disewakan sebagai kamar kos atau rumah kontrakan.

Coba saja perhatikan jumlah ruangan di rumah Anda. Jika rumah Anda besar, apakah ada ruangan atau kamar yang tidak difungsikan secara maksimal? Apakah kamar tersebut bisa dijadikan kamar kos? Lihat juga garasi Anda. Beberapa keluarga memilih untuk tinggal di rumah dengan garasi atau halaman yang luas, padahal mereka tak punya mobil atau motor. Garasi pun dapat diubah menjadi kamar kos yang nyaman, atau difungsikan sebagai warung tempat jualan.

Ini sangat menguntungkan, terutama jika lokasi rumah Anda dekat dengan kawasan perkantoran. Karyawan kantor yang rumahnya jauh, biasanya mencari tempat tinggal yang dekat dengan lokasi kerjanya. Peluang ini bisa Anda manfaatkan.

Orang yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan, biasanya menginginkan privasi. Mereka ingin tinggal di ruangan atau kamar yang semi terpisah dari bangunan utama pemilik kos. Untuk memenuhi keinginan ini, Anda dapat memanfaatkan ruangan pada garasi yang langsung tembus ke halaman dan pagar, atau lantai dua rumah Anda. Untuk pilihan pertama, Anda dapat memisahkan pintu gerbang atau halaman menjadi dua bagian, halaman untuk rumah Anda sendiri, dan satu lagi untuk penghuni kos. Cara ini akan
memudahkan akses keluar masuk si penghuni kamar kos. Sedangkan untuk pilihan ke dua, Anda dapat memasang tangga di pekarangan, yang dapat langsung menghubungkan pintu gerbang dengan kamar kos di lantai dua. Dengan cara ini, penghuni kos-kosan akan merasa seperti tinggal di rumah sendiri, dan Anda juga jadi tidak terganggu dengan aktivitas mereka.

Namun, semakin fungsional ruangan di rumah Anda, maka semakin diperlukan kejelian untuk menata interiornya. Apalagi jika ruangan yang ada ukurannya terbatas. Penataan yang seadanya tidak akan menghasilkan pemasukan memadai. Pintar-pintarlah mengatur fungsi ruang demi kenyamanan dan keuntungan Anda sendiri dan para calon penghuni kamar kos. 



Saturday, December 13, 2014

Bagaimana perilaku hijau di rumah Anda?



Semua orang mengidamkan hunian ideal yang nyaman dan mampu meningkatkan kualitas hidup penghuninya. Turut berkontribusi menciptakan lingkungan yang ramah dapat Anda mulai dari lingkungan terdekat, rumah. Lebih dari delapan puluh persen aktivitas yang dilakukan manusia merupakan indoor activity. Maka dibutuhkan kesadaran menyeluruh tentang kesehatan dan ke-hijau-an bangunan. Kalau bukan kita yang mulai menghijaukan rumah sendiri, siapa lagi?

Green itu bukan langgam arsitektur, melainkan arsitektur itu sendiri, ucap Naning SA Adiwoso, Chairperson Green Building Council Indonesia (GBCI). Memulai kehidupan yang sehat bukan lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah keharusan. Istilah green sudah awam digunakan sekarang ini, bukan cuma bermakna hijau atau menanam pohon, green dalam representasi lebih mendalam terdiri dari dua komponen utama, bersih dan sehat.

Melestarikan bumi tak melulu hanya melalui penanaman pohon semata, tetapi lebih kepada penerapan perilaku hijau. Yaitu perilaku yang menunjukkan bagaimana memanfaatkan sumber daya secara hemat. Baik untuk bahan bangunan, air dan energi serta bagaimana mengelola sampah yang dihasilkan, jelas Naning. Dengan menerapkan kehidupan yang bersih dan sehat, kualitas kehidupan dan pelestarian lingkungan akan dapat tercipta dengan konsisten.

Dibutuhkan kesaadaran semua pihak untuk turut menggalakkan lingkungan hijau yang menyehatkan. Mulai dari produsen yang mengambil, mengolah dan menyalurkan produk dengan asas zero round off. Penjual yang memahami pentingnya menjual produk berkualitas yang aman untuk semua dan konsumen yang berani mengambil langkah besar dalam melestarikan lingkungan dengan menggunakan produk yang recycled, hemat dan aman.

Menjadi salah satu dari penyumbang karbon terbesar, bangunan (building) belum menjadi prioritas dalam penciptaan lingkungan yang hijau. MicroClimate merupakan penciptaan cuaca lingkungan dalam skala kecil yang mencakup bangunan dan lingkungan di sekitarnya. Menggunakan produk yang diproduksi di dalam kota, menggunakan semen istan yang lebih bersih dan hemat buangan. Keramik dengan teknologi nano finished yang empat kali lebih hemat air daripada keramik biasa. Menggunakan cat yang terbuat dari air (water based) dan penerapan passive solar design adalah beberapa hal yang dapat dilakukan. Penciptaan microclimate sejak proses konstruksi akan melahirkan lingkungan yang lebih hijau.

Konsepsi microclimate dalam sebuah bangunan dapat diterjemahkan dengan less space, less waste dan non-toxic. Mencipatakan ecological balance bukan hanya dapat dimulai dengan penerapan reuse, recycle dan reduce. GBCI sebagai sebuah lembaga nirlaba yang sangat concern terhadap pengaplikasian banguan hijau di Indonesia telah memiliki rating tools untuk tiga tipe bangunan. Existed building, New Building dan Interior Space. Terdapat enam kategori menuju bangunan hijau, penataan dan penggunaan bahan yang berkelanjutan, penghematan dan diversifikasi sumber daya energi, konservasi sumber daya air, pemilihan material, peningkatan kesehatan dan kenyamanan serta pengelolaan sistem bangunan yang berkelanjutan.

Untuk menciptakan ini semua, terdapat lifecycle yang dimulai dari green architect, green contractor, green community green building sampai pada green planet. 



Friday, December 12, 2014

Jenis-jenis tanaman untuk menghijaukan pagar



Berikut ini beberapa jenis tanaman yang dapat Anda manfaatkan untuk menghias pagar atau malah betul-betul dijadikan pagar rumah: 

1. Pohon bambu
Ini adalah salah satu tanaman "serba guna" yang dapat Anda temukan dengan mudah. Bambu dapat ditanam sebagai tanaman indoor dengan kondisi pencahayaan minim, bahkan tanpa tanah. Bahkan, varietas bambu yang lebih besar dapat Anda gunakan sebagai pagar yang kuat.

2. Japanese Holly
Tanaman ini memiliki karakteristik yang cocok untuk menjadi pagar rumah Anda. Japanese Holly memiliki batang berduri dan cukup tinggi.

3. English Ivy
Tanaman ini cukup sulit ditemukan di Indonesia. Namun, tanaman yang seringkali Anda temui di tembok kastil-kastil ini tumbuh dengan cepat dan mampu menutupi seluruh pagar. English Ivy kerap disebut-sebut sebagai tanaman yang baik untuk penderita asma dan orang-orang yang memiliki alergi debu.

4. American Holly
Tanaman ini masih "bersaudara" dengan Japanese Holly. Walaupun tidak setinggi Japanese Holly, American Holly masih menjadi pilihan lantaran kemampuannya menutup pemandangan dengan dedaunannya yang lebat. Hal perlu diingat dari tanaman ini adalah memangkasnya secara teratur.

5. Pakis
Semakin banyak tanaman pakis, semakin banyak pula dedaunan yang menutup rumah Anda. Jika tertarik dengan jenis ini, pilih saja pakis Boston untuk ditanam di atas pagar beton Anda. Ini akan memberikan sentuhan hijau bagi rumah Anda.

6. Clementis
Jika tertarik untuk memberikan sedikit warna pada pagar, Anda bisa mencoba menanam Clementis. Buatlah pagar kayu dan biarkanlah tanaman ini merambat bersama bunganya yang keunguan.

7. Pohon cedar
Pohon yang tinggi dan termasuk pohon jarum ini dapat menjadi pagar untuk rumah. Namun, Anda harus punya kesabaran tinggi untuk merawatnya karena dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menumbuhkan pohon Cedar dewasa. Jika tertarik, pohon ini cocok sebagai pagar vila atau rumah-rumah besar.



Thursday, December 11, 2014

Solusi roof garden untuk cegah pemanasan global



Keberadaan roof garden akan menambah nilai ekonomi hunian Anda. Sebuah taman di atap akan membuat rumah Anda terasa lebih nyaman sekaligus indah. Pengembangan roof garden merupakan fenomena yang terbilang baru. Teknologi untuk membuat roof garden pertama kali dikembangkan di Jerman pada tahun 1980-an, yang selanjutnya menyebar ke berbagai negara Eropa seperti Swiss, Belanda, Austria, Inggris, Italia, Perancis, dan Swedia. Di Asia sendiri, negara-negara yang merupakan penggiat proyek roof garden antara lain Jepang, Korea, Hongkong, China, dan Singapura. Beberapa proyek pengembangan roof garden yang sukses adalah Flying Green Project (Tokyo dan HongKong), Skyrise Greening Project (Singapura), Ecoroof Project (Berlin), Green Roof Project (New York dan Washington).

Keberadaan roof garden, memiliki manfaat antara lain sebagai berikut:

1. Mengurangi polusi udara
Vegetasi pada roof garden mampu mengubah udara yang tercemar polusi menjadi udara yang aman dihirup paru-paru Anda.

2. Mengurangi polusi suara
Tanaman pada atap bekerja dengan baik sebagai peredam kebisingan di luar rumah, misalnya suara kendaraan bermotor atau aktivitas industri.

3. Konservasi air
Roof garden berfungsi melembapkan dan menyimpan air karena ia mampu menyimpan sebagian air hujan.

4. Menurunkan suhu udara
Keberadaan roof garden dapat mengurangi panas radiasi sinar matahari yang berasal dari dinding bangunan maupun dari tanah (heat island effect). Roof garden sangat bermanfaat terutama dalam meningkatkan kualitas udara dan meningkatkan kualitas lingkungan, karena dapat menyerap panas di dalam bangunan hingga mencapai 10%. Ini berarti Anda dapat menghemat hingga 60% konsumsi energi yang digunakan untuk mendinginkan udara. Suhu dalam ruangan bisa turun setidaknya 12 derajat celcius.

5. Fungsi estetika
Seperti fungsi taman pada umumnya, roof garden membuat bangunan rumah Anda tampak lebih indah, nyaman, dan asri.

Ada tiga jenis roof garden yang dikenal di dunia properti. Namun jangan salah, untuk membangunnya dibutuhkan kecermatan dalam menilai kemampuan daya dukung bangunan. Untuk rumah Anda, Anda dapat mengembangkan roof garden ekstensif ataupun semi ekstensif. Berikut penjelasannya:

1. Roof garden ekstensif
Model ini cocok dikembangkan di rumah pribadi (non-apartmen), karena biaya perawatannya cukup murah dan hanya memerlukan tanah yang dangkal. Tanaman yang digunakan pun biasanya adalah tanaman hias ringan yang mudah Anda temui di galeri-galeri tanaman. Tidak hanya untuk atap, model ekstensif semacam ini juga dapat digunakan pada bagian rumah lain yang tidak terlalu luas, seperti garasi, teras, atau dinding.

2. Roof garden semi ekstensif
Model ini membutuhkan tanah yang lebih dalam dibandingkan roof garden ekstensif. Roof garden ini juga cocok untuk perumahan, hanya saja, jika Anda ingin menerapkannya untuk atap rumah Anda, rumah Anda harus memiliki struktur bangunan yang lebih kuat dan berat.

3. Roof garden intensif
Roof garden ini tidak untuk diterapkan pada atap rumah, melainkan pada bangunan-bangunan besar misalnya gedung pencakar langit. Roof garden ini membutuhkan ukuran bidang yang luas dan struktur bangunan yang besar dan kuat. Model ini mampu menampung berbagai jenis tanaman baik kecil maupun besar.



Wednesday, December 10, 2014

Tips membuat taman vertikal



Kini Anda dapat memiliki taman dengan membuat taman vertikal. Taman jenis ini cocok juga ditempatkan pada hunian bergaya minimalis. 

Namun, sebenarnya kreasi inovatif tanaman ini sudah ada sedari dulu di berbagai wilayah alami negara tropis ini. Hanya, belum tertata dengan baik dan teratur karena berlokasi di alam bebas seperti pada ngarai atau dinding alam pegunungan.

Kini, seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan akan penghijauan, pemandangan alami tentunya ini mendapat imajinasi, kreativitas dan pengetahuan dari para arsitek. Hasilnya, taman vertikal tak hanya memberikan kesan asri dan sejuk dari tanaman pilihan namun juga dapat menampilkan nilai estetika dari sebuah dinding yang kosong.

Hebatnya lagi, taman vertikal ini dapat diaplikasikan pada ruang luar maupun ruang dalam (interior) tergantung selera dan kebutuhan si penghuni rumah. Jika ingin ditempatkan diluar rumah maka ada dua pilihan lahan untuk dijadikan taman vertikal yakni dinding ataupun atap rumah. Sedangkan peletakan di dalam rumah, hanya pada dinding rumah. Sejalan dengan isu Global Warming dan sosialisasi Go Green, peletakan taman vertikal ini diyakini dapat memberikan banyak keuntungan. Ingin tahu delapan alasan mengapa Anda membutuhkan taman vertikal? Ini dia:
1. Menambah keindahan alami ruangan
2. Menampilkan taman cantik di lahan terbatas
3. Menahan panas matahari
4. Mengurangi tingkat kebisingan suara
5. Mengurangi polusi udara
6. Menangkap partikel debu dan kotoran
7. Mengurangi efek tampias hujan
8. Meningkatkan suplai oksigen

Untuk mendapatkan taman ini, Anda tidak susah-susah mencari tempat yang pas, karena:
Dapat memakai media dinding di dalam ruangan kecil maupun besar.
  • Mudah untuk menanam, menanam dan kembali menanamnya (reuseable vertical growing) dengan berbagai tanaman (baik bunga-bungan, sayur-mayur hingga tanaman herbal).
  • Keuntungan yang selalu Anda nikmati setiap saat termasuk mengurangi polusi dan akhirnya penggunaan AC (air conditioner) berkurang.
  • Siram tanaman sehari sekali dengan menggunakan teko penyiram tanaman (watering can).
  • Bersabarlah saat membuat taman vertikal karena tanaman perlu ditanam satu per satu dan tidak langsung menanam tanaman besar di dinding. Mulai dengan menanam biji lalu biarkan tanaman itu beradaptasi sehingga akarnya berkembang, kuat dan tidak akan jatuh.
Kenali tiga hal dasar yang perlu ada dalam taman vertikal:
  1. Rak: gunakan rak yang terbuat dari bahan logam agar dapat menyangga pot tanaman dengan kuat dan tahan lama. Bisa juga memakai rak berbahan kayu, pastikan rak ini berongga agar air yang disemprotkan ke dalam pot tanaman tidak memenuhi rak.
  2. Papan penyangga : pakai lembaran papan berbahan PVC. Bahan tersebut diyakini dapat dilubangi kawat untuk menjaga kerapian pot.
  3. Wadah pot: gunakan pot yang dapat menjadi media tanam ala metode hidroponik yakni pot yang dapat diisi sekam bakar, cocopeat, dan rumput laut. Ketiganya berfungsi menyimpan penyimpan cadangan air di media tanam. Untuk itu, Anda bisa gunakan pot dari bahan planel, modul palstik berlubang-lubang, batu bata atau paralon. 


Tuesday, December 9, 2014

Marilah kita berhemat energi dimulai dari kamar mandi



Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa kamar mandi banyak mengonsumsi energi dan membuang limbah air.

Untuk berhemat di kamar mandi, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan, di antaranya:

Maksimalkan Cahaya dan Udara AlamiKamar mandi yang lembap tentu memerlukan sirkulasi udara yang baik, agar tidak berdampak pada kesehatan. Jendela dengan bukaan yang cukup dapat membantu sirkulasi udara di dalam kamar mandi. Di sisi lain, keberadaan jendela juga dapat mengizinkan cahaya matahari masuk ke dalam kamar mandi, sehingga menggurangi penggunaan lampu.

Menghemat Penggunaan Air Umumnya kita masih menggunakan gayung untuk membilas tubuh. Kendati sangat memuaskan, mandi menggunakan gayung sangat boros air.

Untuk lebih menghemat debit air yang digunakan, sebaiknya maksimalkan penggunaan shower. Shower dapat menghemat air, karena semburan airnya menyebar dan intensitas air dapat diatur sesuai keinginan.

Di samping itu, penghematan air juga bisa dilakukan saat menyiram (flushing) toilet. Belakangan banyak produsen mengembangkan produk toilet yang dirancang untuk menghemat air. Teknologi tersebut mengizinkan penggunaan air secukupnya, sesuai kebutuhan.


Menghemat Listrik

Kamar mandi belum lengkap rasanya tanpa kehadiran pemanas air. Namun, energi yang dikonsumsi untuk peranti ini sangat besar.

Ada baiknya Anda menggunakan pemanas air bertenaga surya. Memang investasi yang dikeluarkan lebih besar dari pemanas air bertenaga gas atau listrik, namun Anda memiliki dua keuntungan. Keuntungan pertama, investasi tersebut pasti akan lebih murah ketimbang membayar listrik yang dikonsumsi. Kedua, Anda telah ikut melestarikan alam.




Monday, December 8, 2014

Tips meningkatkan harga jual rumah



Saat ada keinginan untuk menjual rumah, pasti Anda ingin rumah lebih cepat laku terjual dengan harga yang memuaskan.

Nah, berikut ini adalah sejumlah tips untuk meningkatkan harga rumah sekaligus membuatnya menjadi lebih layak jual:

1. Netral
Merenovasi rumah sesuai selera tidak ada salahnya dilakukan jika Anda berniat tinggal di sana. Akan tetapi, tidak demikian jika Anda ingin menjualnya. Pilihan warna yang ekstrim atau tema ruangan tertentu yang sedikit nyentrik bisa membuat calon pembeli potensial berpikir ulang menandatangani kontrak pembelian.

Jika Anda telah merombak setiap ruangan dengan warna cat sangat gelap atau sangat terang, pertimbangkan untuk mengubahnya menjadi lebih kalem. Memilih warna-warna netral sebagai cat dinding bisa membantu calon pembeli menciptakan versi mereka sendiri terhadap rumah itu, dan mengurangi beban pekerjaan mereka jika jadi membeli rumah.

2. Sederhana
Meskipun Anda belum keluar dari rumah tersebut, memindahkan beberapa perabot dapat membantu supaya rumah lebih cepat laku. Ketika Anda memindahkan sejumlah perabotan, secara otomatis rumah akan terlihat lebih luas dan lapang. Jadi ketika calon pembeli potensial melihatnya, mereka akan lebih terkesan dan mudah berjalan berkeliling.

3. Bau
Sebetulnya, bau rumah baru bukanlah aroma yang paling menyenangkan. Tapi setidaknya aroma itu bisa menciptakan kesan rumah baru. Ketika Anda bersiap-siap untuk memperlihatkan rumah kepada calon pembeli, hindari bau-bauan menyengat. Pastikan Anda telah membuang sampah dan membersihkan kulkas secara teratur.

Selain itu, berhati-hatilah dengan menu yang Anda masak beberapa hari menjelang calon pembeli berkunjung. Sebab, masakan tertentu memiliki aroma yang kuat. Jika memiliki hewan peliharaan, awasi kotak pembuangan kotorannya. Bau apa pun yang tidak berkenan di hidung bisa membuat calon pembeli potensial kabur dan tak mau lagi menginjakkan kaki di sana.

4. Detail
Berikan perhatian lebih terhadap detail. Bukan ide bagus melakukan renovasi besar-besaran ketika Anda sudah siap menjual rumah tersebut. Selain biaya yang harus dikeluarkan bisa cukup besar, terdapat risiko Anda tidak dapat menyelesaikannya tepat waktu.

Namun, tak usah khawatir jika Anda tidak sempat merombak total area dapur atau kamar mandi. Mengganti perkakas yang terdapat di dalam lemari bisa menjadi cara mudah dan cepat untuk memperbarui tampilan ruangan. Selain itu, mengganti hal-hal kecil seperti pencahayaan juga menjadi sentuhan yang bagus.

5. Maksimalisasi
Bagian depan rumah merupakan area pertama yang akan diperhatikan calon pembeli. Jadi pastikan lokasi tersebut tetap asri dan indah. Jika rumah memiliki halaman, potong rumput secara teratur untuk membuatnya terlihat rapi. Selain itu, potong pula ranting-ranting pohon untuk membuatnya tampak lebih teratur. Lalu jangan melupakan jalan masuk menuju pintu depan rumah. Jaga agar tetap bersih dan bebas dari benda-benda yang menghalangi langkah kaki.


Sunday, December 7, 2014

Tips membuat pagar dari tanaman



Pagar tanaman? Apa yang menarik? 

Nah berikut ini adalah penjelasannya; Pagar tanaman di samping alami dan sejuk, juga berkesan indah artistik. Setelah pucuk tumbuh bertunas, tanaman kemudian diatur dan dipangkas hingga membentuk "bangunan" yang cantik. Ada pula pagar tanaman yang berbunga, mekar, hingga menampilkan kesan semarak dan energik.

Bahkan, sebetulnya leluhur kita sudah mempraktikkan membuat pagar tanaman, bukan sekadar dimaknai keindahannya, namun lebih sebagai bahan pengobatan alternatif. Orang Jawa tempo lalu, misalnya, suka menanam beluntas sebagai pagar tanaman. Semua tahu, beluntas juga dapat dipakai untuk sayur dan penyembuhan tradisional. 

Bagaimana cara menanam pagar tanaman? Cangkul tanah sedalam 20 cm dan bentuk lubang tanam, tergantung selera Anda. Bisa dibuat sederhana seperti empat persegi panjang memanjang, atau dipotong-potong kubus atau segi enam tapi menyambung, misalnya. Biarkan lubang tanam terbuka sekitar 2 minggu, sementara tanah cangkulan diberi pupuk organik secukupnya. Setelah 2 minggu, tanah cangkulan yang diberi pupuk tersebut dimasukkan kembali ke dalam lubang tanam, lalu biarkan lagi selama 2 minggu.

Berikutnya, pilih bibit dari jenis tanaman yang akan ditanam. Sebaiknya pilih bibit yang masih kecil ketimbang yang sudah besar. Buat lubang kecil, dan masukkan bibit. Tekan tanah sekitar pangkal bibit, beri ajir dan ikat bibit pada ajir itu. Setelahnya, siram sampai basah.

Agar pagar tanaman tumbuh subur, sebaiknya setiap bulan diberi pupuk. Di samping pemupukan, lakukan juga penyiraman, terutama di musim kemarau bisa disiram 2 kali pagi dan sore.

Kecantikan pagar tanaman juga bisa diperoleh lewat pemangkasan, yakni kegiatan pangkas-memangkas batang dan daun tanaman. Malas memangkas, maka tanaman akan tumbuh malang melintang tak karuan dan menambah kesan jorok. Tujuan semula untuk menciptakan keindahan, bsia-bisa menghasilkan sebaliknya, jorok tak terurus.

Kenapa harus dipangkas? Pertama, supaya selalu tumbuh tunas-tunas baru, dan membuat tanaman jadi rimbun teratur. Yang kedua untuk mendapatkan bentuk pagar tanaman yang indah, rapi dan sehat. Pemangkasan sebaiknya dilakukan sekurang-kurangnya 2 minggu atau 3 minggu sekali. Jangan terlalu lama (lebih 1 bulan), sebab selain lebih sulit memangkas, juga sulit membentuk tanaman tersebut.

Bagaimana kiat memangkas yang benar? Siapkan 2 buah bambu dan tali rafia. Tancapkan bambu tersebut pada ujung-ujung pagar tanaman. Ikatkan tali rafia pada bambu di sebelah ujung pagar tanaman dengan tinggi tergantung selera dan kebutuhan, lantas tali rafia ditarik dan diikatkan pada bambu yang berada di ujung lainnya. Tampaklah batas bentangan tali rafia tersebut. Dan di sanalah Anda bisa mencukur tanaman. Demikian seterusnya. Mudah bukan?






Saturday, December 6, 2014

Bingung pilih rumah kos? Ikuti tips ini



Jika kamu sedang mencari rumah kos sebagai hunian sementara selama kuliah, pastikan rumah kos yang kamu pilih memenuhi semua kebutuhanmu. 

1. Lokasi

Cari rumah kos yang tidak terlalu jauh dengan kampus dan mudah ditempuh. Dengan memilih rumah kos yang dekat kampus, kamu akan menghemat biaya transportasi dan waktu. 
Kamu juga bisa lebih santai ke kampus, tidak terburu-buru dikejar jam masuk kuliah. Apalagi jika kamu harus kembali ke kos karena ada sesuatu yang tertinggal

2. Luas kamar

Jika memungkinkan, pilih kamar kos yang dapat menampung lebih dari lima orang. Karena, ada saja tugas kampus yang mengharuskanmu mengerjakannya secara kelompok. Kamar yang cukup menampung teman-teman kelompokmu akan menunjang pengerjaan tugasmu. Selain itu, kamar yang cukup luas juga bisa dijadikan base camp, kan?

3. Lingkungannya nyaman dan aman

Pastikan rumah kos yang kamu pilih terletak di lingkungan yang aman dan nyaman. Dengan tinggal di lingkungan yang kondusif, kamu akan lebih berkonsentrasi belajar dan tidak perlu was-was dengan tindak kejahatan. Meski begitu, kewaspadaan tetap penting. 

4. Pilih kamar sesuai kebutuhan

Jika kamu membawa kendaraan, kamar yang terletak di lantai bawah adalah pilihan yang tepat. Ini akan memudahkanmu mengawasi kendaraan. Pilihlah kamar kos yang sesuai kebutuhan dan kemampuan kocekmu. 

5. Fasilitas listrik dan air

Dua hal ini menjadi komponen utama yang patut kamu pertimbangkan ketika memilih kamar kos. Listrik yang byar pet tentu akan mengganggumu ketika harus mengejar deadline tugas. Begitu pula air yang tidak lancar. Pastikan rumah kos yang kamu pilih tidak bermasalah dalam kedua aspek ini. 

6. Pengurus kos ramah

Kenyamanan tinggal di rumah kos juga dipengaruhi oleh pengurus kos. Jika mereka ramah, kamu pun akan kerasan, kan? 

7. Biaya

Jika semua kebutuhanmu telah ada pada satu rumah kos, pastikan biaya yang harus kamu keluarkan tidak akan menjebol kocekmu. 


Sumber: spectrumpaint-indonesia

Friday, December 5, 2014

Tips beli rumah bagi pemula



Bingung kapan mau membeli rumah? Pertimbangan apa yang perlu dipikirkan, terutama bagi Anda yang baru pertama kali merencanakan untuk membeli tempat tinggal?

Tidak perlu khawatir, direktur perusahaan properti PT Ciputra Development Tbk, Tulus Santoso, membagikan tips bagi Anda yang memerlukan pertimbangan membeli rumah.

Menurut Tulus, waktu yang tepat untuk membeli rumah adalah bukan sebelum atau sesudah Lebaran atau hari raya. "Lebih cepat lebih baik, karena sekarang harga properti susah ditebak dan cenderung naik terus," kata Tulus.

Bahkan, dia menambahkan, kenaikan harga properti rata-rata bisa mencapai 15 persen per tahun. Khusus untuk Jakarta, kenaikan harga properti tertinggi di Indonesia, karena mencapai 20-25 persen per tahun.

Tulus menjelaskan, kenaikan harga properti terjadi bukan karena masa menjelang Lebaran. Tetapi, karena permintaan terhadap properti selalu meningkat. Sedangkan jumlah pasokan tidak dapat mengimbangi kenaikan jumlah permintaan.

Ia menyarankan, bagi konsumen yang akan membeli properti atau tempat tinggal lainnya, pertimbangan utama adalah jarak ke tempat kerja. Sebab, semakin lama transportasi akan semakin sulit dan mahal.

"Pertimbangkan waktu dan biaya, mobilitas akan semakin terbatas, infrastruktur yang ada itu kurang bagus," ujar Tulus.

Untuk itu, menurut Tulus, keberadaan high residence seperti rumah susun, apartemen, dan kondominium mulai menjadi pilihan. Apalagi, saat ini banyak pengembang yang menyediakansuperblock di tengah kota Jakarta.

"Masyarakat menyambut dengan baik. One stop living, bisa kerja dan tinggal di lokasi yang sama. Situasi yang mendorong harus seperti itu," katanya.

Kendati demikian, Tulus mengingatkan, yang terpenting untuk dipertimbangkan adalah harga. Konsumen harus mengukur kemampuan membeli tempat tinggal dengan kondisi keuangan.

"Yang paling terjangkau dan sesuai kemampuan, paling dekat tempat kerja, bisa apartemen atau rumah susun," tuturnya.

Pertimbangan berikutnya adalah kemungkinan adanya banjir. Untuk rumah yang berada di atas tanah, kemungkinan terkena banjir sangat besar. Berbeda dengan high residential yang lebih tinggi, sehingga tidak akan terkena air banjir.

Sementara itu, untuk mengantisipasi adanya gempa bumi yang sering terjadi di Indonesia, Tulus meyakini, di Jakarta mempunyai izin yang ketat. Terutama, perizinan untuk bangunan lebih dari satu lantai harus tahan terhadap gempa hingga 9 skala Richter (SR).


Sumber: spectrumpaint-indonesia



Thursday, December 4, 2014

Tips Sederhana untuk Feng Shui Kamar Tidur



Tidak ada salahnya untuk melakukan sedikit perubahan pada kamar tidur Anda untuk menyegarkan mood Anda.

Feng Shui yang baik pada kamar tidur dipercaya dapat memberikan energi positif bagi orang yang menggunakan kamar tersebut. 

Untuk mendapatkan energi positif pada kamar tidur Anda, diperlukan beberapa perubahan dan penataan ulang.

1. Buang 'Sampah' Dari Kamar

Benda-benda yang sudah tidak terpakai sebaiknya dikeluarkan dari kamar. Tumpukan barang yang sudah tidak berguna hanya membuat kamar terlihat sumpek. Selain itu, benda-benda yang pernah membuat perasaan kecewa seperti hadiah dari mantan pacar sebaiknya dikeluarkan dari kamar. Menyimpan barang-barang seperti itu memberikan energi negatif. Bila Anda masih sayang untuk membuangnya, setidak barang-barang tersebut bisa disimpan di gudang.

2. Kamar Tidur Hanya Untuk Istirahat

Banyak orang yang menambahkan fungsi kamar tidur. Bukan hanya untuk tidur, namun juga untuk menonton televisi, mengerjakan pekerjaan kantor hingga menjadikan tempat kebugaran dengan menyimpan alat olahraga di dalam kamar tidur. Kembalikan fungsi kamar tidur seperti semula, yakni untuk beristirahat. Karena barang-barang seperti televisi dan komputer akan mengganggu energi positif yang ada di kamar Anda.

3. Letak Tempat Tidur

Tempat tidur merupakan perabot utama dalam kamar tidur. Untuk mendapatkan energi positif penempatan tempat tidur pun tidak bisa sembarangan. Jika tempat tidur Anda dekat dengan kamar mandi, sebaiknya pindahkan. Udara dingin dari kamar mandi dapat mengakibatkan penyakit seperti rematik.

Pastikan Anda dapat melihat pintu dari tempat tidur dan pintu-pintu tertutup dengan benar. Hal ini akan mengurangi rasa gelisah pada diri Anda saat di kamar tidur.

4. Letak Perabotan Lainnya

Beberapa perabot lainnya juga harus diperhatikan demi kenyamanan kamar tidur. Jangan menempatkan cermin tepat di arah kaki saat tidur. Bayangan yang dihasilkan cermin akan membuat Anda merasa gelisah saat tidur.

Sebaiknya menaruh foto atau lukisan yang menggambarkan kebahagiaan di dalam kamar tidur. Sama halnya dengan barang-barang dari mantan pacar Anda, foto atau lukisan yang menggambarkan kesedihan akan membuat Anda terlarut dalam kesedihan.